Belum tereksplorasinya berbagai potensi daerah dan tersaji dalam bentuk informasi yang aktual, transparan dan dapat dipertanggungjawabkan, menjadi satu keyakinan bagi kami untuk menuangkan ide-ide kreatif demi tercapainya ke-REMAJA-an di Bumi Wiralodra. Selaras dengan program dari pemerintah bahwasanya mulai tahun 2009 ini kemajuan teknologi internet diharapkan telah masuk ke setiap daerah yang ada di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, mediacreative.net.in hadir untuk memberikan kesegaran baru dalam sajian informasi dan teknologi. Ibang (Indramayu Banget)
Read More...
Dari berbagai referensi Babad & Literatur resmi, Indramayu adalah salah satu kabupaten yang terletak di Pesisir Utara Jawa Barat. Konon, Indramayu berawal dari sebuah pedukuhan yang dibangun dan dibesarkan oleh Raden Aria Wiralodra, seorang Pangeran putra dari Tumenggung Gagak Singalodra yang berasl dari Bagelen, Jawa Tengah. Pedukuhan ini berdiri tepat pada tanggal 1 Muharram 934 Hijriah atau bertepatan dengan titimangsa Jum’at Kliwon, 1 Sura 1449 Saka. Angka kalender tersebut terkonversi pada sistem penanggalan masehi sebagai tanggal 7 Oktober 1527, yang pada perkembangan berikutnya titimangsa tersebut secara resmi ditetapkan sebagai hari jadi Kabupaten Indramayu.Dengan luas wilayah 204.011 Ha dan 114 Km garis pantai yang ditumbuhi hutan Mangrove, Indramayu tumbuh menjadi sebuah daerah yang mempunyai kekayaan sumber daya alam dan tingkat kesuburan tanah yang menempatkannya sebagai “Kantong Lumbung Padi” Jawa Barat. Hal ini tidak mengherankan karena dari luas wilayah tersebut, 58,27% nya adalah areal persawahan. Kekayaan alam Indramayu lainnya yang sangat berpotensi untuk dikembangkan adalah Kekayaan Hayati Perikanan dan Kelautan. Sampai saat ini, sepertiga hasil produksi kelautan Jawa Barat berasal dari Wilayah Kelautan Kabupaten IndramayuBahkan, kekayaan Indramayu tidak terbatas pada ragam kehidupan hayati darat dan laut. Jauh di dalam perut bumi Indramayu, tersimpan kekayaan alam yang begitu besar, yaitu Gas dan Minyak. Entah dengan metoda dan teknologi apa, seorang Aria Wiralodra mampu dengan tepat menggambarkan kehidupan di pedukuhan yang didirikannya, lebih dari 4 (empat) abad kemudian. Hal ini dengan jelas ditulis oleh Aria Wiralodra pada prasastinya, dalam bahasa jawa yang terkutip seperti berikut ....“
Nangiing benjing Allah nyukani kerahmatan kang linuwih, Darma Ayu mulih harja, tan ana sawiji wiji partelanya. Yen wonten taksaka nyabrang kali Cimanuk, sumur kejayaan dres mili, delupak murup tanpa patra, sadaya pan mukti malih, somahan lawan prajurit, rowan lawan priagung, samya tentrem antinya, sada haja rumuli, ing sakehing Negara pada harja....(terjemahan : “Akan tetapi kelak nanti Allah memberikan rahmatNya yang mellimpah, Darma Ayu kembali makmur, tak ada satu hambatan tandanya. Jika ada ular menyebrang Kali Cimanuk, sumur kejayaan mengalir deras, lampu berpijar tanpa minyak, semua kembali hidup makmur, manunggal dengan prajurit, membantu penguasa, hidup aman dan tentram, semua kembali makmur, seluruh negeri hidup makmur....”)
Dan saat ini memang banyak “taksana” yang menyeberangi kali Cimanuk, seiring dengan eksplorasi yang dilakukan oleh Pertamina. Sebagai salah satu daerah penopang kebutuhan bahan bakar minyak untuk Jawa-Bali, produktifitas pihak Pertamina di wilayah kabupaten Indramayu memberikan kontribusi terbesar pada pundi-pundi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Indramayu. Inilah aset dan potensi daerah yang memberikan pengaruh kepada sektor lainnya pada kesinambungan perjalanan me-REMAJA-kan Indramayu, dibawah kepemimpinan H. Irianto MS. Syafiuddin. Besarnya nilai retribusi daerah untuk sektor migas, dinilai sangat wajar mengingat bumi Wiralodra merupakan kantong minyak dan gas yang melimpah.